Tips SEO Cara Belajar Hipnotis Diet Alami Spesifikasi Harga Hp Android Samsung BB Video Liga Champions Ramalan Horoskop Zodiak

PREDIKSI HASIL PILKADA JATIM 2013 Pemenang Quick Count Pilgub Jawa Timur KarSa Vs Bambang-Said


HASIL QUICK COUNT PILKADA JATIM 2013 HITUNG SUARA CEPAT Pemilukada Gubernur
PREDIKSI HASIL PILKADA JATIM 2013 Pemenang Quick Count Pilgub Jawa Timur KarSa Vs Bambang-Said. Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2013 diikuti 4 pasangan calon. Namun, Pilgub yang digelar 29 Agustus ini diprediksi sebagai pertarungan antara Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) dengan pasangan yang diusung PDIP, Bambang DH-Said Abdullah. Lihat juga pasang blackberry messenger android bbm ios dan foto Lionel Messi pemain Barca dukung Paleatina.

"Pilgub Jatim kali ini hanya adu strategi Karsa dengan Bambang. Meskipun lolos ikut pilgub, Khofifah variabel pengganggu sedikit," ujar pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

2 Pasangan lainnya yakni Eggi Sudjana-M Sihat dan Khofifah Indar Parawansa dengan purnawirawan polisi Herman S Sumawiredja tidak masuk dalam perhitungan. Khofifah yang diusung PKB dan beberapa parpol non parlemen, dinilai hanya sebagai variable pengganggu di Pilgub Jatim.

Hariyadi menerangkan, kekuatan Khofifah dalam pilgub kali ini mungkin sudah tak sekuat pada kompetisi 5 tahun lalu. Namun, keberadaannya tetap akan menggerus suara dari pasangan KarSa.

"Kenapa, karena konstituen Khofifah itu berhimpitan dengan konstituen Gus Ipul. Sehingga pastilah suara menjadi terbelah. Tapi tidak mengurangi secara signifikan dan sebagian besar suaranya masih ke Gus Ipul," tuturnya.

Kekuatan Khofifah juga berbeda pada saat Pilgub Jatim 2008 lalu. Saat itu, posisi Khofifah dan Gus Ipul sama-sama menjadi ketua badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU). Khofifah sebagai Ketua PP Muslimat, sedangkan Gus Ipul sebagai Ketua PP GP Ansor. Sehingga, sesama banom tidak bisa saling mengintervensi satu sama lainnya.

Tapi pada Pilgub 2013 tahun ini, posisinya sudah berbeda. Khofifah masih di banom menjadi Ketua PP Muslimat. Sedangkan Gus Ipul meningkat menjadi salah satu Ketua PBNU. Potensi Gus Ipul untuk mengintervensi ke semua banom termasuk Muslimat lebih besar ketimbang Khofifah.

"Sekarang kan Gus Ipul bukan Ansor, tapi salah satu ketua di PBNU. Dia membawahi banom, sehingga mungkin bisa mengintervensi. Itu sebabnya, bisa memotong (suara Khofifah)," terangnya.

Meski isu yang berkembang selama ini Khofifah seperti didzolimi dan dijegal agar tidak ikut running pilgub. Isu tersebut tidak akan berpengaruh mendongkrak suara Khofifah-Herman.

Menurut Hariyadi, masyarakat sekarang ini lebih pintar menilai apa itu pendzoliman. Dan kekuatan Khofifah baik seperti finansial mupun dukungan politik tak sekuat seperti 5 tahun lalu.

"Siapa yang mendzolimi dan siapa yang terdzolimi, masyarakat sudah tahu. padahal kalau dirunut yang mendzolimi malah Khofifahnya," katanya.

Ia membeberkan, problem di partai pendukung Khofifah adalah masalah internal partai itu. Partai pendukung Khofifah, awalnya adalah mendukung KarSa. Berdasarkan pengalaman 5 tahun lalu partai mudah terbeli, maka cara-cara membeli parpol non parlemen bisa terjadi. Ketuanya mendukung ke Khofifah sedangkan Sekjennya ke KarSa.

"Kalau boleh dibilang, yang nakal justru Khofifah bukan KarSa. Karena partai non parlemen pendukung Khofifah awalnya mendukung KarSa. Tapi itu hal yang biasa di dunia politik. Maling bisa berteriak maling. Ya tergantung bagaimana pintar-pintarnya bermain politik," tuturnya.

Staf pengajar FISIP Unair ini mengatakan, jika kondisi perebutan suara antara Khofifah dengan Gus Ipul tetap berlangsung, maka hadirnya Khofifah akan menguntungkan pasangan Bambang-Said.

"Karena perebutan suara, otomatis suaranya saling terkurangi. Sementara Bambang-Said punya basis kader PDIP dan dukungan sedikit banyak agak militan," katanya sambil menambahkan, jumlahnya tidak bisa dikatakan banyak, tapi sangat berarti ketika ada pembelahan antara KarSa dengan Khofifah.

"Jika tingkat partisipasi pemilih tinggi, maka peluang KarSa mengungguli Bambang DH dan calon lainnya lebih besar. Jika partisipasi masyarakat rendah, KarSa kemungkinan masih tetap unggul, dan prosentase Bambang-Said nggak terpaut jauh. Jadi ini benar-benar adu strategi antara KarSa dengan Bambang-Said menyikapi Pilgub Jatim ini," jelasnya. Semoga bermanfaat ramalan pemenang Pilkada Jatim 2013 prediksi hasil pilgub Jawa Timur quick count.




Like dan share ya sobat...
Link Artikel: http://best-easy-seo.blogspot.com/2013/08/prediksi-hasil-pilkada-jatim-2013.html
Rating Artikel: 100% based on 99999 ratings. 99 user reviews.

PREDIKSI HASIL PILKADA JATIM 2013 Pemenang Quick Count Pilgub Jawa Timur KarSa Vs Bambang-Said

Posted by Best Easy SEO, Published at 8:14 PM and have 0 comments
Comments :

No comments:

Post a Comment